Kamis, 09 Juni 2016

Ciherang / IR 64 / Sentra Ramos

Ciherang Pecah Kulit

Beras ini nama lain dari beras setra ramos dan IR 64. Berasnya berukuran panjang, tekstur Pecah Kulit (PK). Hasil nasi dari beras ini adalah putih dan pulen namun tidak wangi. Beras ini sangat cocok untuk memasak nasi goreng. Beras organik ciherang ini mempunyai karakteristik yang berbeda dengan beras organik varietas lain. Karakter khusunya yaitu butir beras ciherang berbentuk panjang.
Mengapa Beras Organik Ciherang Pecah Kulit
  • Tekstur baru Pecah Kulit, beras Organik bernutrisi sangat tinggi
  • Dihasilkan dari pertanian Organik
  • SEHAT dan Menyehatkan
  • Murni alami
  • Bebas Pestisida
  • Bebas residu zat kimia berbahaya
  • Diproses dengan teknologi ramah lingkungan
  • Nasi tidak cepat basi dibanding dengan beras biasa
  • Aroma dan citarasa khas beras Organik lebih pulen dari beras biasa
  • Aman dikonsumsi usia balita sampai manula
Beras yang bentuk fisiknya seperti pandan wangi, hanya saja bukan termasuk beras aromatik, sehingga tidak beraroma wangi. Akan tetapi, beras ini merupakan salah satu beras yang paling mudah untuk dibudidayakan.
Dalam budidayanya, beras organik ciherang dikenal karena mempunyai daya tahan yang kuat terhadap hama daripada beras organik varietas lain. Dalam produktifitasnya pun, beras organik ciherang dikenal lebih produktif dari beras organik varietas lain.

Juni 2016 harga /kg 8500

Homebiogas: Best Biogas System You Must Buy





Bila setiap rumah tangga di Indonesia bisa seperti ini

Tapi lihat kebelakang, orang sekarang cenderung dengan yang instan dan banyak kemasan plastik

Memasak jadi urusan no kesekian

Kamis, 26 Mei 2016

Modifikasi Kompor biogas

Pada dasarnya semua kompor LPG bisa dimodifikasi menjadi kompor berbahan bakar BIOGAS

dan tidak sebaliknya.

Cara paling gampang, bawa ke tukang reparasi kompor dan suruh bongkar tempat aliran gas, bila kompor standar memiliki lubang jarum kecil (spuyer), untuk memodifikasi spuyer di bor dengan ukuran bor yang paling kecil.

hati2 dalam melepas spuyer karena bila patah akan merusak garasi dan aliran api

Api lebih biru, lebih bersih.

LCCK Bojonegoro 23 Mei 2016

Selasa, 24 Mei 2016

pelatihan pembuatan blog di perpus Nganjuk

Menyangupi hadir pada acara pelatihan hair ini, rasanya seperti acara pada minggu kemarin.
Badan masih ingin slonjor, mata menggantung, lelah akibat perjalanan dari luar kota urusan pekerjaan.
Tapi ok lah, niat menambah relasi, koneksi pengetahuan, dll yang baik.
Attitude smoga juga terjaga

Minggu, 22 Mei 2016

Lima Kunci Keamanan Pangan

poster keamanan pangan

Kurang Profesionalnya Layanan Publik di Indonesia

Sering kali berhadapan dengan pelayanan publik dimana kebutuhan kita harusnya dilayani dengan baik, namun kadang kita kecewa dengan hal tersebut. Pelayanan publik sering kali hanya menjadi sebuah rutinitas kerja para pegawai yang seharusnya melayani dengan baik demi kepentingan semua unsur, golongan maupun komunitas masyarakat.

Sebagai contoh terkecil pemerintahan salah satunya layanan publik pihak kelurahan. Di situ kita bisa melihat betapa buruknya sebuah kinerja layanan yang jauh dari harapan. Mereka memandang sebuah jabatan ataupun bagian kerja adalah sebuah rutinitas, melayani kebutuhan masyarakat tanpa adanya profesionalisme ataupun service yang baik, bahkan jauh dari harapan masyarakat sebagai customer mereka.

Kita dapat merasakan mulai dari jam kerja yang molor, bahkan setiap hari pasti ada yang tidak masuk karena alasan yang tidak jelas hingga tata cara kerja yang seolah-olah tidak adanya target dan administrative yang tidak baik menjadikan semua permasalahan harus ditanggung oleh masyarakat yang mau tidak mau harus menyerah kepada mereka. Kita dapat melihat betapa santainya pegawai kelurahan dan buruknya dalam pelayanan, misalnya dalam pembuatan KTP.

Betapa kecewanya kita disaat hendak mengurus sebuah KTP harus bersusah payah untuk mendapatkannya. Berbagai alasan terlontar disaat kita akan mendapatkannya, mulai dari antrian, blanko yang kosong, pejabat kelurahan yang belum hadir, dan lain-lain tanpa adanya kejelasan yang pasti. Padahal kita sudah meluangkan waktu dan memenuhi segala persyaratan. Namun yang terjadi adalah kekecewaan yang seolah-olah harus kita tanggung sebagai harga mahal membuat KTP.

Sungguh ironis disaat kita harus mendapatkan hak sebagai warga negara namun tidak ada pelayanan yang baik bagi kita, padahal kita sudah memenuhi kewajiban sebagai warga negara. Mulai dari membayar pajak, mentaati peraturan pemerintah hingga berbelanja apapun sudah dikenakan pungutan atau pajak. Dari sini jelas tidak adanya keseimbangan antara hak dan kewajiban.

Seharusnya pemerintah sudah sadar sepenuhnya arti pelayanan bagi masyarakat, mulai dari hal-hal yang kecil hingga besar dimana sudah seharusnya mereka berorientasi pada the real service.( pelayanan yang sesungguhnya ). 

P4S

P4S APA ITU P4S? Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) adalah: lembaga pendidikan di bidang pertanian dan perd...